berita

Lestari Br Sitepu

Menjadi Petani Peneliti

YAK/PARPEM GBKP | Kamis, 24 November 2016 - 16:41:10 WIB | dibaca: 722 pembaca

Pelatihan Pertanian CU Peken Pardis di Desa Suka

YAKGBKP-PARPEM.OR.ID-DESA SUKA, 27 orang petani belajar kembali menjadi petani yang benar mereka adalah anggota Credit Union Peken Pardis yang diseleksi pengurus CU tersebut untuk mengikuti Pelatihan ini di Desa Suka Jumat, 23 September 2016.  Ke 27 petani ini diharapkan akan menjadi petani peneliti yang benar dalam pengolahan budi daya pertaniannya khususnya cabe dan tomat.

Menurut Nara Sumber Bapak Adriono yang merupakan penyuluh swasta di Kabupaten karo, bahwa pertanian itu semuanya dimulai dari pengolahan lahannya. Hal pertama yang harus di olah adalah tanah tempat tanaman itu tumbuh. Harus dilihat mulai dari unsur yang ada di dalam tanahnya, agar tahu unsur mana yang harus ditambah dan dikurangi. Hal ini dapat dilakukan dengan mengukur PH Tanah terlebih dahulu atau bisa juga mengamati tanah itu sendiri. Kalau pengolahan tanahnya sudah bagus maka tanaman yang ditanam juga pasti akan tumbuh dan berkembang dengan baik.

Begitu juga dengan pemakaian pupuk dan pestisida. Sering sekali petani memakai pupuk dan pestisida tidak sesuai aturan, hanya memakai perasaan saja, akibatnya tanah menjadi rusak, keras dan hama pun semakin kebal. Sangat dianjurkan kepada petani jika memakai pupuk kimia pakailah sesuai aturan, tapi alangkah baiknya jika dilakukan secara alami yang selaras dengan alam.

Menyadari kesalahan yang telah dilakukan selama ini, petani bertekad untuk mengubah cara bertaninya. Maka mulailah dari hal yang kecil, mulailah dari beberapa jalur (bedeng) diladang masing-masing. Dua sampai tiga Jalur (bedeng) dan lihatlah berbedaanya. Dalam bertani, petani tidak harus selalu bertanya kepada penjual pupuk, mana yang terbaik pada tanamannya, tapi tanyalah pada tanamannya sendiri dan tanahnya, agar pemakaian pupuk atau pestisida tidak berlebihan atau tidak berkekurangan.

Diskusi semakin hangat mengingat waktu semakin sore, karena petani sudah dapat melihat berbagai pemasalahan yang ada dilahannya. Tujuannya mengikuti pelatihan ini agar para petani yang diberikan pelatihan paham benar tahap-tahap menanam yang baik. Mereka berharap setelah mempraktekkan pelatihan ini nanti tanamannya dapat tumbuh dengan baik, produksinya banyak, dan bertahan lama agar harga pun baik

Diharapkan juga petani memanfaatkan Tenaga Penyuluh Lapangan Pertanian yang ada di desa tersebut khususnya dalam meneliti kondisi lahan pertanian di sana. Pelatihan ini pun dilanjutkan dengan praktek dalam hal pengolahan lahan dan pemakain mulsa di setiap jalur yang selama ini salah dilakukan para petani. Petani membeli mulsa kemudian ditarik dan mulsa pun rusak. Padahal mulsa tidak perlu ditarik.

Pelatihan pun ini pun mempunyai rencana tindak lanjut, yang pertama adalah praktek di ladang masing masing, yang kedua membuat pertemuan rutin semua peserta dengan mendiskusikan pengalaman keberhasilan dan kegagalan sehingga ada solusi yang didapat dari diskusi bersama. Mari menjadi kelompok petani peneliti dan belajar dan terus belajar. Semoga sukses.










Komentar Via Website : 0


Nama

Email

Komentar



Masukkan 6 kode diatas)