Artikel

Mengapa Dunia Perlu Memperingati Hari Perempuan Internasional ?

YAK/PARPEM GBKP | Rabu, 08 Maret 2017 - 16:06:33 WIB | dibaca: 669 pembaca

Logo Hari Perempuan Internasional

Jakarta - Hari Perempuan Internasional dirayakan di berbagai negara termasuk Indonesia setiap tanggal 8 Maret. Peringatan Hari Perempuan Internasional tahun 2017 merupakan yang ke 106 dengan mengambil teman #BeBoldForChange atau berani melakukan perubahan. 


Hari Perempuan Internasional tahun ini bertujuan merangkul masyarakat untuk maju dan melakukan aksi untuk membantu menggerakkan kesetaraan jender. Pesan ini disebarkan ke seluruh dunia, kepada jutaan perempuan, anak perempuan dan laki-laki yang ikut memperingati hari bersejarah bagi perempuan.

Ratusan aktivis wanita dari berbagai elemen, menggelar aksi dalam Peringatan Hari Perempuan Internasional di Yogyakarta, 8 Maret 2015. Dalam aksi bertajuk `Cuci Bersih Koruptor, ratusan perempuan menabuh berbagai perkakas rumah tangga sebagai simbol Indonesia tengah berada dalam status darurat korupsi. TEMPO/Pribadi Wicaksono

 

Berikut sejarah singkat lahirnya Hari Perempuan Internasional dan mengapa perlu diperingati.

1. Arti Hari Perempuan Internasional.
Hari Perempuan Internasional merupakan satu event dunia yang merayakan pencapaian perempuan, dari bidang politik hingga sosial. Bersamaan itu event ini juga menyuarakan kesetaraan jender. 

Gerakan dimulai awal tahun 1900 dan disepakati diperingati setiap tanggal 8 Maret. Hari Perempuan Internasional tidak terkait dengan satu kelompok tertentu, namun melibatkan secara bersama-sama pemerintah, organisasi-organisasi perempuan, korporasi dan lembaga amal. 

Peringatan Hari Perempuan Internasional setiap tahun dimeriahkan di seluruh dunia dengan acara-acara seru seperti penampilan karya seni, diskusi, aksi turun ke jalan, kegiatan-kegiatan yang dibuat bersama jaringan, dan konferensi. 

Tahun lalu, Google meramaikan Hari Perempuan Internasional dengan membuat doodle berupa kalimat "Satu hari nanti saya akan..". Setiap perempuan dan anak-anak di seluruh dunia diajak untuk melengkapi kalimat itu dengan menuliskan mimpi dan ambisinya.

2. Bagaimana Hari Perempuan Internasional dicetuskan?
Sulit untuk memastikan tanggal dimulainya secara tepat, mengutip Telegraph. Akar sejarahnya dapat ditelusuri dari tahun 1908 ketika 15 ribu perempuan berunjuk rasa di sepanjang jalan di kota New York, Amerika Serikat menuntut hak-haknya untuk memberikan suara, pembayaran upah yang lebih baik, dan memangkas jam kerja karyawan. 

Setahun kemudian, Amerika Serikat memperingati Hari Perempuan Nasional pada tanggal 28 Februari. Peringatan ini sesuai dengan deklarasi Partai Sosialis Amerika. Clara Zetkin, pemimpin perempuan kantor untuk Partai Sosialis Demokrat Jerman menuangkan ide tentang Hari Perempuan Internasional pada tahun 1910. Zetkin menyarankan agar setiap negara harus merayakan hari itu setiap tahun guna mendorong tuntutan-tuntutan mereka. 

Lebih dari 100 perempuan dari 17 negara di satu konferensi menyepakai saran Zetkin dan terbentuklah Hari Perempuan Internasional. Hari Perempuan Internasional untuk pertama kali dirayakan di Austria, Denmark, Jerman, dan Swiss pada tanggal 19 Maret 2011. 

Dua tahun kemudian, 1913, diputuskan mengubah tanggal peringatan Hari Perempuan Internasional menjadi 8 Maret. Sejak itu Hari Perempuan Internasional diperingati setiap tanggal 8 Maret. Perserikatan Bangsa-bangsa mengakui Hari Perempuan Internasional tahun 1975 dengan membuat tema khusus setiap tahunnya.

3. Mengapa kita masih terus memperingati Hari Perempuan Internasional?
Tujuan dasar dari Hari Perempuan Internasional ini adalah mencapai kesetaraan jender secara utuh oleh perempuan di seluruh dunia. Namun sampai sekarang tujuan itu belum terealisasi. Misalnya, upah yang berbeda jauh antara pria dan wanita terjadi di seluruh dunia. Perempuan masih tidak diperlakukan setara dalam dunia bisnis dan politik. Data secara global menunjukkan pendidikan bagi perempuan, kesehatan, dan kekerasan masih lebih buruk dibandingkan pada kaum pria.

Dunia memperingati Hari Perempuan Internasional bersama-sama untuk mengakui ketidaksetaraan ini dan pada saat yang sama merayakan pencapaian-pencapaian perempuan yang telah mampu mengatasi berbagai hambatan terkait dengan ketidaksetaraan jender. 

Menurut Forum Ekonomi Dunia, kesenjangan jender, yang disuarakan lewat Hari Perempuan Internasional, baru pupus  pada tahun 2186.

4. Bagaimana untuk ikut serta dalam memperingati Hari Perempuan Internasional?
Banyak cara untuk ikut serta di antaranya:
Silahkan berkunjung ke situs Internasional Women's Day: https://www.internationalwomensday.com/Pledge untuk menolong perempuan dan anak-anak perempuan untuk meraih cita-citanya.

Bergabung dengan berbagai kegiatan yang diadakan di tempat Anda tinggal. 

Menjadi tuan rumah untuk sejumlah acara. https://www.internationalwomensday.com/Pledge akan mendukung orang yang menjadi tamu untuk pembicara terkemuka termasuk membantu membuatkan acaranya.

sumber : tempo.co 










Komentar Via Website : 0


Nama

Email

Komentar



Masukkan 6 kode diatas)